MENYATUKAN dua pemikiran dalam satu ikatan pernikahan tidaklah mudah. Selalu saja ada banyak masalah yang mewarnai didalamnya. Namun dengan sikap memahami satu sama lain, permasalahan pun dapat ditengahi.
Sering kali percekcokan menjadi pewarna dalam rumah tangga. Jika dibiarkan menumpuk permasalahan pun meruncing menjadi serangan stres yang dapat mengganggu kesehatan dan merenggangkan hubungan. Biasanya urusan tersebut dikarenakan berbagai hal, di antaranya pasangan tidak saling menerapkan sikap toleran dan lebih sabar dengan pasangan sehingga sulit bagi pasangan untuk saling mendukung dan memecahkan masalah, seperti dikatakan Catherine Cohan PhD, seorang psikolog di Penn State University. Untuk itu, Catherine pun memberikan empat solusi agar pernikahan Anda terbebas dari masalah, seperti dirilis Womansday .
Berempati
Mungkin saja Anda merasakan stres atas deraan masalah yang menyerang secara bertubi-tubi. Tentu hal ini sangat tidak sehat bagi hubungan rumah tangga yang Anda bina. Untuk menyiasatinya, memberikan waktulebih untuk mendengarkan dirinyadan melakukan diskusi ringan dengan pasangan menjadi hal yang dapat ditempuh. Sebaiknya hindari seminim mungkin perdebatan dan cobalah untuk mengerti dirinya agar perbincangan dapat berjalan positif.
Tunjukkan padanya bahwa Anda benar-benar menyimaknya
Singkirkan sementara remote televisi, laptop, dan smartphone Anda. Sebagai penggantinya, simaklah dengan saksama ketika pasangan berbincang dengan Anda. Fokuslah pada dirinya dan mengulang kembali apa yang dikatakannya sehingga memungkinkan beberapa hal yangdapat diperjelas. Dengan melakukan hal ini akan membantu Anda berdua merasa dekat.
Menggunakan bahasa kolaboratif
Gunakanlah bahasa saya dan bukan Anda sebagai bentuk kedekatan dengan pasangan. Dengan memerbaiki kata panggil dan kalimat yang diutarakan sangat membantu meredakan Anda dan pasangan ketika menyelesaikan suatu masalah.
Selalu berkomunikasi dan menjaga keintiman
Komunikasi menjadi kunci penting bagi keharmonisan hubungan. Karenanya meski masalah sedang mendera, tak ada salahnya saling menautkan keintiman, misalnya dengan memeluknya atau memegang tangannya. Cara tersebut dapat meredakan stres dan membantu ikatan cinta tetap terjaga pendarnya. Jika tak sempat melakukan sentuhan fisik, mengirim pesan yang menunjukkan betapa perhatiannya Anda dan bagaimanaAnda selalu memikirkannya dapat menjadi peredam stres sekaligus meningkatkan keintiman Anda berdua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar